Minggu, 09 April 2017

Curahan Hati "Tak Terbalas"

Untukmu,
Kau yang ku sebut dalam tundukan kepalaku
Hahaha.... lihatlah, sekarang aku mencoba mengungkap dengan membuatkan puisi untukmu hahahaha
Aku sakit. Mungkin itu judul yang tepat untuk coretan nyeleneh ini.
Kau tahu? Mungkin itu hanya seonggok buah berwarna merah yang harganya tidak lebih mahal dari berlian. Namun, disana ada sebuah harapan yang aku berikan untukmu.
Ya... aku berharap buah tadi engkau cerna dalam tubuhmu agar tubuhmu bisa merasakan kebaikan dari buah tadi.
Tapi lihatlah selanjutnya, kejadian lucu terjadi hahahaha
Kau memberikannya untuk orang lain. Dan itu, di depan mataku hahahaha
Hey! Apa kau tak tahu bahwa mata mines masih bisa melihat dengan jelas kejadian itu? Ah... tak ku sangka aku dapat melewati kejadian tadi
Itu sangat lucu. Itu seperti kau meminjam uang padaku, untuk kau pinjamkan keorang lain. Lucu hahahaha
Kenapa. Itu pertanyaan selanjutnya untukmu
Kenapa menyalakan api dan menebar benih pada satu waktu?
Tak mengerti? Biar ku perjelas
Kenapaaa kaaau membuatkuuu membencimuuu sekaligusss menyayangimuuu dalaaam waktuuu yaaang bersamaan?
Uh... kekuatanmu sungguh luar biasa.
Aku membencimu. Sungguh.
Namun saat yang sama, aku juga menyayangimu
Aku sangat ingin memukulmu tapi disaat yang bersamaan aku tak ingin kau terluka.
Ah... aku benci kau yang menebar benih
Faktanya, aku menyayangimu
Masalahnya, kau tak menyayangiku
Solusinya, ajari aku hilangkan faktanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar